Selasa, 05 November 2019

Wawasan Nusantara

Halo teman-teman seperti yang kalian ketahui pada blog sebelumnya saya membahas tentang wawasan kebangsaan dan kali ini saya akan membahas tentang wawasan nusantara yaitu sudut pandang kita tentang indonesia ini seperti apa sihh, sebelum itu kita kenali dulu arti dari wawasan nusantara itu apa...
Berikut adalah pengertian, fungsi, tujuan, dan penerapan wawasan nusantara

WAWASAN NUSANTARA

wawasan nusantara adalah sebuah cara pandang dan sikap bangsa Indoensia yang dimulai dari lingkungan sekitar dan mengutamakan persatuan serta kesatuan wilayah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.


Fungsi wawasan nusantara

Fungsi wawasan nusantara di bagi menjadi 4 kategori, diantaranya yaitu :

1. Wawasan Nusantara Sebagai Wawasan Pembangunan

Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan adalah wawasan nusantara meliputi unsur-unsur yang lebih kompleks seperti ekonomi, sosial ekonomi, kesatuan politik, sosial politik, serta pertahanan dan keamanan negara.

2. Wawasan Nusantara Sebagai Wawasan Kewilayahan

Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan berkaitan dengan pembatasan wilayah negara Indonesia guna untuk menghindari sengketa dengan negara-negara tetangga.

3. Wawasan Nusantara Sebagai Wawasan Pertahanan dan Keamanan

Fungsi yang ketiga ini lebih mengarah kepada pandangan geopolitik Negara Indonesia yang meliputi tanah air Indonesia dan segenap wilayah kesatuan Republik Indonesia.

4. Wawasan Nusantara Sebagai Konsep Ketahanan Sosial

Wawasan nusantara sebagai konsep ketahanan sosial adalah wawasan nusantara memegang semua peranan dalam perencanaan pembangunan, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
Tujuan wawasan nusantara
Tujuan wawasan nusantara terbagi menjadi 2 aspek, yaitu :

1. Tujuan Nasional

wawasan nusantara terdapat dalam pembukaan UUD 1945 yang menjelaskan bahwa tujuan dari kemerdekaan bangsa Indonesia adalah “melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial”.

2. Tujuan ke Dalam

wawasan nusantara ke dalam mengarah kepada kepentingan dalam negeri bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau yang tersebar di seluruh wilayah NKRI. Tujuan Negara Republik Indonesia pada dasarnya adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan guna untuk mewujudkan kesejahteraan, kedamaian, serta masyarakat di seluruh Indonesia.
Penerapan wawasan nusantara
penerapan nyata wawasan nusantara dapat dilakukan melalui cara berpikir, sikap, ucapan, dan lain-lain. Berikut ini adalah beberapa contoh implementasi wawasan nusantara di masyarakat:
  1. Menjadikan falsafah Pancasila sebagai pedoman hidup bernegara dan bermasyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan tindakan nyata sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai religius, kekeluargaan, dan menjaga persatuan sesuai dengan Pancasila.
  2. Sikap cinta tanah air yang diwujudkan dengan sikap yang lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, golongan, dan agama.
  3. Mewujudkan pembangunan bangsa dengan tindakan nyata dan prestasi. Misalnya, bagi seorang atlit maka ia dapat menunjukkan rasa cinta tanah air dengan berprestasi di bidang olah raga.
Demikian blog saya mengenai pengertian, fungsi, tujuan, dan contoh penerapan wawasan kebangsaan. Blog ini ditulis untuk menambahkan wawasan kita sebagai masyarakat indonesia mengenal negaranya sendiri dari mengubah cara pandang dan sikap bangsa indonesia mengenai diri  dan bentuk geografisnya berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dimana dalam mewujudkannya kita harus menjungjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian tidak ada lagi budaya atau wilayah kita yang diklaim negara lain. 

Selasa, 22 Oktober 2019

Demokrasi & HAM


Halo teman-teman semua ditulisan kali ini saya akan membahas tentang Demokrasi & HAM sebagai tugas mata kuliah softkill saya yaitu pendidikan kewarganegaraan.

DEMOKRASI

Seperti yang kalian ketahui Indonesia adalah sebuah negara demokrasi yang mana demokrasi itu adalah suatu sistem pemerintahan dimana semua warga negaranya mempunyai hak dan kesempatan yang sama atau setara untuk berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan yang mempengaruhi hidup mereka.

Di indonesia demokrasi sudah ada sejak terlepas dari penjajahan belanda dan jepang dimana para tokoh pada masa itu telah memilih demokrasi sebagai sistem pemerintahan negara. Berjalannya demokrasi di indonesia sangat identik dengan faktor politik sehingga mengakibatkan indonesia sempat beberapa kali mengalami proses pergantian sistem demokrasi. Diantaranya sistem demokrasi parlementer (1950-1959), sistem demokrasi terpemimpin (1959- Orde Baru), sistem demokrasi orde baru (1966-1998), dan sistem demokrasi pasca runtuhnya orde baru (masa reformasi).

Pada masa reformasi, Indonesia mengalami berbagai perbaikan dalam hal penerapan demokrasi. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya pemilu dari mulai proses pemilihan Presiden, anggota legislatif, dan kepala daerah, dapat dilakukan secara langsung demi mengakomodasi aspirasi rakyat. Hingga saaat ini keadilan dan kebebasan memberikan aspirasi dapat dilakukan oleh masyarakat. Tetapi, pada beberapa kasus yang terjadi pada saat ini banyak sekali yang menyimpang dari sistem pemerintahan ini dimana hak terbesar dalam pengambilan keputusan seutuhnya ada di tangan rakyat tapi nyatanya dalam pelaksanaannya masih banyak terjadi penyimpangan terhadap UUD 1945, seperti korupsi yang semakin mengakar kuat di segala bidang. Pembangunan juga belum merata. Kesenjangan sosial masih sangat dirasakan, terutama bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Banyaknya tindakan kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia. Kemerosotan atau menurunnya pendidikan moral bangsa indonesia. Namun, harapan masyarakat terhadap masa ini selalu ada. Dengan bercermin terhadap sejarah, semoga sejarah kelam tidak pernah terulang kembali dan tujuan pembangunan nasional segera terwujud.

HAM (Hak Asasi Manusia)

Sejak lahir setiap manusia sudah mempunyai hak asasi yang dijunjung tinggi serta diakui semua orang. Hak tersebut lebih penting dibandingkan hak seorang penguasa ataupun raja. Hak asasi itu sendiri berasal dari Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan kepada seluruh manusia. Akan tetapi, pada saat ini sudah banyak hak asasi yang dilanggar oleh manusia  guna mempertahankan hak pribadinya.

Hak dapat diartikan sebagai kekuasaan dalam melakukan sesuatu atau kepunyaan, sedangkan asasi adalah hal yang utama atau dasar. Sehingga hak asasi manusia atau sering disebut sebagai HAM dapat diartikan sebagai kepunyaan atau milik yang bersifat pokok dan melekat pada setiap insan sebagai anugerah yang telah diberikan oleh Allah SWT. 

Pada tanggal 10 Desember setiap tahunnya diperingati sebagai hari Hak Asasi Manusia. Momentersebut diperingati oleh setiap ummat manusia diseluruh dunia dengan harapan semoga penegakan HAM di tahun mendatang lebih baik dari tahun sebelumnya. Karena masih banyak kasus pelanggaran HAM secara nasional maupun internasional, baik ringan maupun berat belum tertangani secara maksimal.

HAM dikelompokan menjadi beberapa macam yaitu diantaranya :
1. Hak Asasi Pribadi (Personal Rights)
    Kebebasan beragama, menyatakan pendapat, berorganisasi.
2. Hak asasi ekonomi (Property Rights)
    Hak memiliki sesuatu, membeli & menjual sesuatu
3. Hak asasi politik (Political Rights)
    Hak ikut serta dalam pemerintahan, memilih dan dipilih
4. Hak asasi sosial & kebudayaan (Social and Cultural Rights)
    Hak memilih pendidikan, mengembangkan kebudayaan
5. Hak asasi U/ mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum & pemerintahan (Rights Of Legal Equality)
    Hak kesamaan dalam hukum
6. Hak asasi U/ mendapatkan perlakuan tata cara perlindungan hukum (Procedural Rights)
    Mendapatkan perlakuan yang wajar & adil dalam peggeledahan

Beberapa contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia
Secara umum pelanggaran HAM dibedakan menjadi dua yakni pelanggaran HAM ringan di Indonesia serta pelanggaran HAM berat di Indonesia. Berikut ini merupakan daftar kasus pelanggaran HAM di Indonesia, baik kasus pelanggaran HAM ringan di Indonesia maupun kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia.
1. Peristiwa Trisakti
Salah satu pelanggaran HAM di Indonesia yang paling terkenal adalah peristiwa trisakti. Peristiwa ini adalah peristiwa penembakan mahasiswa Universitas Trisakti yang terjadi pada tanggal 12 Mei 1998. Hal ini terjadi saat demonstrasi mahasiswa yang menuntut Soeharto mundur dari jabatannya. Sebanyak 4 orang mahasiswa tewas tertembak dan puluhan lainnya luka-luka saat melakukan unjuk rasa.
2. Tragedi Semanggi I
Tragedi Semanggi I merupakan peristiwa protes masyarakat kepada pelaksanaan serta agenda Sidang Istimewa MPR yang mengakibatkan tewasnya warga sipil. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 13 November 1998 dan menuntut pembersihan orang-orang orde baru dari posisi pemerintahan dan militer. Setidaknya 5 orang korban meninggal dunia akibat peristiwa ini dan puluhan lainnya luka-luka.
3. Tragedi Semanggi II
Sama seperti sebelumnya, tragedi Semanggi II juga terjadi akibat protes dan demonstrasi masyarakat sipil. Tragedi Semanggi II terjadi pada tanggal 24 September 1999, selisih hampir satu tahun dengan tragedi Semanggi I yang terjadi tahun 1998. Pada tragedi ini, sekurang-kurangnya 5 orang korban meninggal dunia dan ratusan korban lainnya luka-luka.
4. Kasus Pembunuhan Munir
Contoh pelanggaran HAM di Indonesia lainnya adalah kasus pembunuhan Munir. Munir Said Thalib merupakan aktifis HAM yang pernah menangani kasus-kasus pelanggaran HAM. Pria asal Malang ini meninggal dunia pada tanggal 7 September 2004 di dalam pesawat Garuda Indonesia ketika Munir sedang melakukan perjalanan menuju Amsterdam, Belanda. Penyebab tewasnya tidak diketahui, namun banyak berita yang menyebutkan ia tewas diracun. Hingga kini belum ada titik temu mengenai kasus pembunuhan Munir ini.
5. Kasus Pembunuhan Marsinah
Kasus pembunuhan Marsinah terjadi pada tanggal 3-4 Mei 1993. Marsinah merupakan seorang pekerja dan aktivis wanita yang bekerja di PT Catur Putera Surya Porong. Berawal dari aksi mogok yang dilakukan oleh Marsinah dan buruh lainnya yang menuntut kepastian pada perusahaan yang telah melakukan PHK mereka tanpa alasan. Setelah aksi demo tersebut, Marsinah yang menjadi aktivis buruh malah ditemukan tewas 5 hari kemudian. Ia tewas di kawasan hutan Wilangan, Nganjuk dalam kondisi mengenaskan. Kasus pelanggaran HAM ini pun belum bisa diselesaikan dan masih menjadi misteri sampai sekarang.
6. Peristiwa Tanjung Priok
Peristiwa Tanjung Priok merupakan salah satu contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia yang cukup terkenal. Kasus ini terjadi tahun 1984 antara aparat dengan warga sekitar. Pemicu peristiwa terjadi akibat masalah SARA dan unsur politis. Warga sekitar melakukan demonstrasi pada pemerintah karena menolak pemindahan makam keramat Mbah Priok. Hal ini memicu bentrok antara warga dengan anggota polisi dan TNI. Diperkirakan ratusan korban meninggal dunia akibat kekerasan dan penembakan akibat bentrok yang terjadi.
7. Kasus Dukun Santet di Banyuwangi
Peristiwa ini terjadi di Banyuwangi pada tahun 1998. Saat ini marak terjadi pembunuhan guru ngaji dan tokoh agama akibat praktek santet di desa-desa. Warga sekitar mulai melakukan kerusuhan berupa penangkapan serta pembunuhan terhadap orang yang dituduh sebagai dukun santet. Orang yang diduga sebagai dukun santet pun langsung dibunuh secara sepihak. Polisi dan TNI langsung mengamankan orang yang dituduh sebagai dukun santet untuk menghindari amukan warga. Masih menjadi misteri siapa dalang pembunuhan tokoh agama yang marak terjadi sebelumnya.
8. Peristiwa di Abepura, Papua
Salah satu contoh kasus pelanggaram HAM di Papua terjadi di daerah Abepura pada tahun 2003. Saat itu pelanggaran HAM yang dipicu oleh penyerangkan Mapolsek Abepura. Setelah itu terjadi penyisiran yang membabi buta terhadap pelaku yang diduga melakukan penyerangan Mapolsek Abepura. Peristiwa ini tercatat sebagai contoh pelanggaran HAM di Papua.
9. Penculikan Aktivis Pro Demokrasi
Pelanggaran HAM ini terjadi akibat adanya kasus penculikan aktivis pro-demokrasi pada tahun 1997 dan 1998. Sekitar 23 aktivis diculik dan menghilang tanpa penyebab yang diketahui, bahkan diketahui ada yang sampai dibunuh. Sampai sekarang ada 13 aktivis yang masih tidak diketahu kejelasannya. Banyak orang berpendapat bahwa mereka diculik dan disiksa oleh para anggota militer. Peristiwa ini menjadi contoh kasus pelanggaran HAM pada masa Orde Baru.
10. Kasus Bulukumba
Kasus Bulukumba merupakan kasus yang terjadi pada tahun 2003. Pemicu kasus pelanggaran HAM ini adalah perusahaan PT. London Sumatra (Lonsum) yang ingin melakukan perluasan area perkebunan, namun ditolak oleh warga sekitar. Aksi demonstrasi yang dilakukan warga berujung pada bentrok dengan polisi. Akibatnya terdapat beberapa korban tewas. Persengkataan lahan antara perusahaan Lonsum dan warga sekitar terkait tanah dan lahan menjadi pemicu pelanggaran HAM ini.
Itulah beberapa yang saya ketahui dalam Demokrasi & HAM yang saya bagikan untuk kalian semua semoga dengan adanya tulisan ini dapat menambah pengetahuan kalian tentang Demokrasi & HAM. Sekian dulu untuk tulisan kali ini tungggu tulisan saya selanjutnya.
bye

Senin, 07 Oktober 2019

Wawasan Kebangsaan dan Teori tentang bangsa


Disini saya akan membahas tugas softskill Pendidikan kewarganegaraan mengenai Wawasan Kebangsaan dan teori tentang bangsa. Disini saya akan menjelaskan apa itu wawasan kebangsaan dan beberapa teori tentang bangsa menurut para ahli, contoh-contoh kurangnya wawasan kebangsaan yang terimplementasikan . pertama mari kita cari tahu dulu apa sih yang dimaksud dengan Wawasan Kebangsaan? Apakah wawasan kebangsaan itu penting? Apakah orang-orang mengetahui apa itu wawasan kebangsaan? mungkin tidak semua orang mempunyai wawasan tentang kebangsaan, lantas apa yang menjadikan mereka tidak tau atau mungkin malas tau. menurut kalian wawasan kebangsaan itu seperti apa sih? apa hanya mengenai sejarah-sejarah yang harus kita ingat bahwa ada perjuangan-perjuangan orang terdahulu dalam membela negara kita demi sebuah kemerdekaan yang saat ini kita tinggal menikmati saja. apa tentang menanamkan rasa kemanusian yang sering dibicarakan sebagai efek dari  wawasan kebangsaan. 
Sebelum berbicara lebih jauh lagi, mari kita baca terlebih dahulu tentang wawasan kebangsaan dan teori bangsa itu sendiri. Pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang jadi mari kita mengenal bangsa sendiri supaya jadi sayang

Wawasan Kebangsaan 
   Istilah Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan “Kebangsaan”. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) dinyatakan bahwa secara etimologis istilah “wawasan” berarti: (1) hasil mewawas, tinjauan, pandangan dan dapat juga berarti (2) konsepsi cara pandang. Wawasan Kebangsaan sangat identik dengan Wawasan Nusantara yaitu cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan (Suhady dan Sinaga, 2006).
   “Kebangsaan” berasal dari kata “bangsa” yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) berarti kelompok masyarakat yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya, serta berpemerintahan sendiri. Sedangkan “kebangsaan” mengandung arti (1) ciri-ciri yang menandai golongan bangsa, (2) perihal bangsa; mengenai (yang bertalian dengan) bangsa, (3) kesadaran diri sebagai warga dari suatu negara.
Dengan demikian wawasan kebangsaan dapat diartikan sebagai konsepsi cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga negara dan lingkungannya di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
    Wawasan kebangsaan menentukan cara bangsa menggunakan kondisi geografis negara, sejarah, sosio-budaya, ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional. Wawasan kebangsaan menentukan bangsa menempatkan diri dalam tata berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsa lain di dunia internasional. Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa.
   Unsur-unsur dasar wawasan kebangsaan itu ialah: wadah (organisasi), isi, dan tata laku. Dari wadah dan isi wawasan itu, tampak adanya bidang-bidang usaha untuk mencapai kesatuan dan keserasian dalam bidang-bidang:
1.           Satu kesatuan bangsa
2.           Satu kesatuan budaya
3.           Satu kesatuan wilayah
4.           Satu kesatuan ekonomi
5.           Satu kesatuan hankam.

Teori tentang bangsa
Berikut ini pendapat beberapa ahli kenegaraan mengenai pengertian bangsa, sebagai berikut:
1.   Ernest Renan (1823-1892), dalam pidatonya di Universitas Sorbone Paris 11 Maret 1882. Bangsa adalah satu jiwa yang melekat pada sekelompok manusia yang merasa dirinya bersatu karena mempunyai nasib dan penderitaan yang sama pada masa lampau dan mempunyai cita-cita yang sama tentang masa depan.
2.   Friederich Ratzel (Faham Geopolitik). Bangsa adalah kelompok manusia yang terbentuk karena adanya hasrat (kemauan) untuk bersatu yang timbul dari adanya rasa kesatuan antara manusia dan tempat tinggalnya.
3.   Hanz Kohn. Bangsa merupakan hasil proses perjuangan sejarah. Bangsa itu merupakan golongan yang majemuk dan tidak bisa dirumuskan secara esakta. Hal tersebut terbukti dengan adanya faktor obyektif yang melatarbelakangi dan menjadi ciri khas suatu bangsa, seperti faktor persamaan ras, bahasa, wilayah, adat istiadat dan agama.
4.   Anthony D. Smith. Bangsa adalah suatu komunitas manusia yang memiliki nama, menguasai suatu tanah air, memiliki mitos-mitos dan sejarah bersama, budaya politik bersama, perekonomian tunggal, dan hak serta kewajiban bersama bagi semua anggotanya.
5.   Soekarno. Suatu bangsa di samping memiliki ciri-ciri tertentu juga harus ditandai oleh adanya kesamaan rasa cinta tanah air.
6.   Ki Bagoes Hadikoesoemo. Bangsa adalah bersatunya orang dengan tempat ia berada, persatuan antara orang dengan wilayah.
Jadi bisa disimpulkan bahwa bangsa adalah suatu wilayah yang ditempati manusia yang memiliki rasa persatuan yang dibentuk dari persamaan Bahasa, wilayah, dan adat istiadat.

Setelah kalian baca tentang  wawasan kebangsaan dan teori tentang bangsa apa yang kalian dapat ? apa sudah dapat menimbulkan rasa cinta tanah air? Kalau masih kurang yuk baca lagi contoh kasus wawasan kebangsaan berikut.

Ada beberapa contoh kasus lunturnya wawasan kebangsaan diindonesia, yaitu
1. Identitas negara yang dijadikan candaaan didunia hiburan oleh public figur
2. Beberapa budaya diindonesia yang sempat di klaim negara tetangga
3. Pemberontakan atau tindakan berusaha memisahkan diri dari Indonesia seperti di Maluku dan Papua
4. Pulau-pulau diperbatasan yang diklaim beberapa pihak dari negara lain.

Dari contoh kasus diatas dapat kita lihat bahwa negara Indonesia baik warga nya maupun pemerintahannya masih kurang memiliki wawasan kebangsaan yang mengakibatkan negara lain mengklaim budaya dan pulau-pulau kita. Itulah mengapa wawasan sangat penting, untuk kalian yang belum tau atau males tau mari kita mengenal lebih jauh bangsa sendiri Maka dari itu kita sebagai warga negara Indonesia harus mengimplementasikan wawasan kebangsaan dengan mempelajari dan menjalankan atau membagi wawasan kebangsaan kepada negara lain seperti memperlihatkan tarian daerah, lagu nasional, budaya ke negara lain agar dikenal khalayak ramai.



Sumber : 

Minggu, 16 Juni 2019

Mimpi Bersemi Di Belantara Karet - Lentera Indonesia



                 Talang Air Guci adalah suatu daerah terpencil di pedalaman Sumatera Selatan tempat dimana Ibu Trisa Melati mengabdi sebagai pengejar muda dari indonesia mengajar. Ia mengajar di SDN Sugihan Talang Air Guci, Kec. Rambang, Kab.Muara Enim, Sumatera Selatan dengan masa tugas satu tahun dari juni 2012-2013.
                 Ibu Trisa Melati adalah wanita kelahiran Bandung, anak bungsu dari 2 bersaudara perempuan kelahiran  30 Desember 1987 ini merupakan lulusan sarjana kriya fakultas seni rupa dan desain di Institut Teknologi Bandung dan lulusan pasca sarjana bidang sejarah seni di Universitas Leiden Belanda. Setelah menyelesaikan studi pasca sarjana ia menjadi pengajar muda di Muara Enim.
                Perjalanan yang  ditempuh untuk sampai di Air Guci cukup panjang  dari jalan berlumpur hingga menempuh belantara karet dengan jarak 9km dari jalanan beraspal. Sulitnya transportasi dikarenakan medan yang cukup berat  menjadi kendala akses, Air Guci pun menjadi daerah terpencil dan kekurangan guru. Tetapi untuk seorang Trisa melati, Air Guci merupakan tempat keluarga kedua untuknya. Di air guci ia mengajarkan bahasa asing kepada murid-muridnya termasuk menyanyi lagu berbahasa belanda, anak-anak berantusias dengan berbagai hal yang ia ceritakan. Ketertarikan mereka membuatnya senang.
                 Kebanyakan warga air guci berasal dari suku rambang, salah satu rukun etis melayu di sumatera, hampir semua warga air guci memeluk islam semua hidup dengan harmoni perasaan penuh perdamaian.  Kebiasaan warga air guci adalah menjaring ikan, salah satunya doni murid disekolahnya menjaring ikan untuk lauk pauk di rumahnya.
                 Doni iskandar adalah siswa di air guci yang cukup menonjol disekolahnya. ia siswa yang tekun dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. membuat trisa cukup tertarik kepadanya. Doni anak piatu yang tinggal dengan paman dan bibinya sementara ayahnya merantau keluar daerah. Sehari-hari paman doni bekerja sebagai penyadap karet, menjadikan doni anak yang mandiri menyiapkan segala  sesuatu sebelum berangkat ke sekolah.
                Persoalan pendidikan di air guci tidak hanya dibangku belajar semata, anak didik dan guru sama-sama mempunyai permasalahan. Pak def merupakan salah satu pemuda  air guci yang mengenyam bangku kuliah di Universitas Terbuka dan menjadi salah satu guru di air guci. Minimnya fasilitas di air guci bukanlah pertanda untuk meyerah baginya, banyak cara yang dilakukannya agar siswa cepat memahami pelajaran. Ia membuat alat peraga pada pembelajaran bagian pencernaan dengan memberikan nama yang mudah diingat untuk mereka.
                 Di sekolah para guru akan mengadakan lomba baca puisi di halaman belakang sekolah. Saat anak-anak berlatih mereka memperlihatkan kepolosannya yang menghadirkan berbagai macam ekspresi. Penampilan mereka sangat lah beragam dengan gerak tubuh dan ekspresi yang  berbeda-beda. Selain lomba baca puisi, sekolah air guci mempunyai kegiatan ekstrakulikuler pramuka untuk mengajarkan mereka dengan suasana alam. Para guru memberikan tantangan dan pengetahuan tentang alam kepada murid-muridnya, itu mempermudah pemahaman anak-anak.
                Sekolah tempat ibu trisa mengajar memiliki sartu bangunan kecil yang dibagi tiga ruangan, satu ruangan dipakai untuk dua kelas dan papan tulis yang di bagi dua pada setiap ruangan menjadikan belajar kurang kondusif karena fokus mereka terbagi.
                Pak Hasnel Latif merupakan seorang guru pertama dari kelas jauh yang didirikan tahun 1995. Ia adalah seseorang yang pertama kali mengajarkan bagaimana aksara di eja dan kata di baca oleh anak-anak air guci. Ia juga sudah dianggap sebagai seorang pemuka agama oleh masyarakat setempat, setiap menjelang magrib ia mengajarkan mengaji untuk anak-anak.

 Dari Air Guci kita dapat melihat bahwa di sudut-sudut indonesia ternyata masih ada saudara-saudara kita yang masih sangat membutuhkan perhatian dalam bentuk pendidikan, infrastruktur dll..
Semoga Ibu Trisa dan kawan-kawan bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk lebih memperhatikan sekeliling kita.. karena satu kebaikan bisa jadi sejuta manfaat bagi mereka.
             
             

Jumat, 29 Maret 2019

Tugas Ilmu Sosial Dasar "Kasus Sosial"

4 Hal soal Kelakuan Masyarakat Jajal MRT Jakarta yang Viral












Liputan6.com, Jakarta - Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta fase pertama sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Minggu, 24 Maret 2019.

Meski sudah diresmikan, MRT Jakarta fase pertama rute Bundaran HI-Lebak Bulus ini masih beroperasional secara gratis atau nonkomersial hingga 31 Maret 2019.

Seluruh masyarakat pun berbondong-bondong mencoba moda transportasi impian Indonesia ini. Namun sangat disayangkan, ada saja tingkah laku aneh masyarakat.

Pada beberapa foto dan video yang viral di media sosial menunjukkan aksi nyeleneh mereka. Salah satunya adalah bergelantungan di pegangan MRT.

Berikut 4 hal soal tingkah laku masyarakat saat menjajal MRT Jakarta dihimpun Liputan6.com:
1. Berbagai Pose
Tingkah nyeleneh (Sumber: asahi)

Setelah diuji cobakan kepada masyarakat sejak 12 Maret lalu, berbagai respons ditunjukkan melalui potret penumpang MRT Jakarta.

Respons positif ditunjukkan oleh beberapa orang yang membagikan kesan pertama menaiki MRT berupa kenyamanan yang ditawarkan MRT melalui akun media sosial mereka.

Namun, bukan berarti seluruh lapisan masyarakat mampu memanfaaatkan fasilitas uji coba MRT dari pemerintah. Pasalnya, banyak ditemukan penumpang MRT yang bergelantungan di dalam kereta.

Bahkan, tidak sedikit yang berpose menginjak kursi kereta hanya demi sebuah foto. Selain itu ada sejumlah penumpang yang menikmati makan secara lesehan di stasiun MRT Jakarta.
2. Ditanggapi Menhub


Menhub Budi Karya Sumadi memberi pemaparan dalam dialog Jelajah Kebangsaan di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/2). Dialog bertema 'Mengikuti Semangat Arek Surabaya dalam mempersiapkan Indonesia Emas 2045'. (Liputan6.com/JohanTallo)

Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi juga menyayangkan perilaku penumpang mrt yang viral di media sosial. Budi mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera mengevaluasi mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan.

"Kita evaluasi, yang pertama adalah lifestyle dari masyarakat, jadi memang ini kami melihat ada masyarakat yang kurang tertib lah ya, makan di stasiun, gelantungan, itu viral ya," ujarnya saat menghadiri acara peresmian MRT Jakarta, Minggu, 24 Maret 2019.

Selain Menhub, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho juga turut mengomentari hal tersebut.
Melalui akun Twitter pribadinya @Sutopo_PN, ia memberikan tanggapan mengenai tingkah laku masyarakat Indonesia yang kurang menghargai fasilitas yang diberikan pemerintah.

"Mirisnya kita dengan perilaku seperti ini. Bergelantungan & menginjak kursi di MRT hanya demi foto selfie. Seolah belum mengenal etika moral, sopan santun dan rasa memeliharai fasilitas publik. Pengetahuan memang meningkat tapi sikap dan perilaku masih rendah." tulis Sutopo.

Perilaku yang tidak pantas tersebut tak ayal membuat Sutopo terheran-heran mengingat para penumpang dalam foto yang tersebar bukanlah anak-anak. Pasalnya, pelakunya justru para remaja yang sepatutnya memahami apa itu tata krama.
3. Gubernur DKI Jakarta Anggap Normal

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menjajal integrasi antara halte Transjakarta dengan Stasiun MRT Jakarta. (Liputan6.com/Ika Defianti)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat dapat bijaksana dalam menilai tingkah para penumpang MRT yang belakangan viral di social media.

Dalam proses perkembangan era teknologi, tampilnya berbagai sikap masyarakat dalam menghadapinya memang selalu beragam dan hal itu terbilang normal.

"Ini ada proses pembelajarannya, mari kita lakukan sama-sama proses pembelajaran itu. Kita-kita dulu waktu pertama kali naik pesawat juga lucu kok, pertama kali naik kereta juga lucu. Ini pertama kali ada stasiun bawah tanah, jadi saya merasa ini suatu proses yang normal," kata Anies di kantor Wali Kota, Jakarta Barat, Selasa, 26 Maret 2019.

Menurut Anies, akan lebih baik masyarakat menjaga kebersamaan tanpa ada bentuk merendahkan, menghina, ataupun mengejek tingkah penumpang MRT Jakarta yang dinilai kontroversial. Kembali lagi, dia menekankan adanya bagian dari proses pembelajaran.

"Kita semua mengalami proses pembelajaran. Tidak semua orang pernah naik kendaraan apa pun. Ada yang baru naik pesawat pertama kali juga ada di bangsa kita ini," jelas dia.

Pada akhirnya, keberadaan MRT Jakarta akan membawa pola pembiasaan terhadap pengguna moda transportasi tersebut lewat keberadaan tata tertib dan aturan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kemudian mengimbau seluruh masyarakat dapat melewati proses itu dengan turut menyebarkan informasi positif tanpa harus menyebarluaskan foto-foto bernada negatif.

"Sama sekali jangan pernah direndahkan. Justru kalau melihat seperti itu, yuk kita beritahu caranya. Saya miris betul melihat difoto, diejek, diviralkan, dengan wajah yang ada di situ, tak baik itu," Anies menandaskan.
4. Disoroti Media Jepang
Media Jepang itu mengeluarkan berita mengenai tingkah nyeleneh penumpang MRT Jakarta ini dengan judul "Throw Away On The Foot... Controversy In The Jakarta Subway". Tentu saja berita dari media Asahi.com ini cukup menghebohkan media sosial.

Bahkan media Jepang ini pun memberikan hashtag #MRTJKT, sehingga berita ini menjadi viral. Kelakuan kurang baik yang dilakukan oleh penumpang ini pun menuai kritikan dari media tersebut. Bukan hanya itu saja, banyak pula warganet yang menganggap tindakan tersebut kurang sopan.

Beberapa tingkah laku penumpang MRT Jakarta yang menjadi sorotan media Jepang, baik di dalam gerbong ataupun di stasiun MRT.

Pertama, bergelantungan di dalam gerbong. Kedua, menginjak kursi MRT. Ketiga, buang sampah sembarangan.

Keempat, penumpang yang berdesakkan saat hendak masuk MRT, bukan malah mengantre. Terakhir, stasiun MRT jadi tempat piknik.

sumber : 
https://www.liputan6.com/news/read/3926754/4-hal-soal-kelakuan-masyarakat-jajal-mrt-jakarta-yang-viral

Opini :
Adanya ketidaktahuan dari masyarakat indonesia tentang tujuan transportasi MRT ini menyebabkan mereka salah kaprah tapi hal itu bisa dibilang normal untuk masyarakat di negera berkembang karena transportasi MRT itu sendiri merupakan hal baru bagi masyarakat indonesia, jadi kalau sikap mereka agak norak tidak perlu dibesar-besarkan apalagi sampai merendahkan anggap saja ini sebagai proses pembelajaran bagi masyarakat itu sendiri. kita sendiri pun sering mengalami hal tersebut ketika mengalami hal yang baru, untuk kasus ini agar masyarakat lebih memahami diperlukan sosialisai atau pengarahan dari pengola ke pengguna jasa transportasi MRT.

Minggu, 02 Desember 2018

Tipe-tipe Orang memilih jurusan kuiah

Haloo teman-teman
ada yang masih bingung nentuin jurusan yang tepat untuk kuliah nanti? Dipostingan saya kali ini akan membahas tentang tipe-tipe orang dalam memilih jurusannya, pasti diantaranya ada kamu banget nihh. Yuk simak

Tipe-tipe orang memilih jurusan

1. Pemilih Kampus (universitas / institut)
        Orang yang seperti ini biasanya punya pemikiran yang simpel, gak aneh-aneh (harusnya sih gitu..) Kenapa? Soalnya bagi dia yang penting memilih kampusnya dulu. Jurusannya? ahhh kesekian aja milihnya.
        Intinya dari tipe ini adalah Cari Kampus Paling Bagus dan coba masuk apapun jurusannya (Mau paling rendah passing grade nya juga gak papa) biasanya sihh gitu yaa.

2. Pemilih Jurusan
        Nah untuk orang yang memilih ini bisa dibilang perfectionist. Kenapa? Soalnya dia sambil mikirin pekerjaan yang cocok buat dia kedepannya (Cocok dijadikan teman hidup suatu saat nanti...#upssss)
        Intinya dari tipe ini adalah Cari Jurusan Paling Bagus dan coba masuk dimanapun kampusnya (mau diluar kota atau pulau juga gak papa).

3. Yaa Pemilih Jurusan Yaa Pemilih Kampus
         Hmmm ini nih tipe yang repot (pasti kalian punya temen yang kaya gini). Untuk kalian yang seperti ini, saran dari saya sihh kalian harus nabung dari sekarang (eittsss bukan nabung dalanm bentuk uang ya) yak setidaknya kalian harus punya kemampuan akademis yang memadai. Atau seenggaknya kamu udah belajar dari jauh-jauh hari materi SBMPTN dan punya target(yaa jurusan apa yang kalian minati)
        Intinya kalo kamu itu tipe yang seperti iniharus punya kemampuan akademis tinggi atau Seenggaknya belajar dari jauh-jauh hari materi SBMPTN yaa.

nahhh gimana ada yang kamu bangett gak ? pasti ada dong ya dan  diantara sebegitu banyaknya temen yang kamu punya, pasti mereka ada diantara tiga tipe ini (PASTIII...) dalam memilih Kampus dan Jurusan.

Minggu, 11 November 2018

Macam-macam angle, Shot, dan Camera Movement




karena kalian sudah tau tentang saya dipostingan pertama berarti sudah sayang dong.
nah postingan kedua ini saya akan membahas sedikit tentang Macam-macam angle, Shot, dan Camera Movement. langsung aja ya, berikut macam-macam angle, shot, dan camera movement :


Angle

    apa itu angle?angle disini bukan malaikat atau nama temen kalian ya. jadi,


Angle adalah teknik pengambilan gambar dengan memperhatikan sudut pandang atau singkatnya sudut pandang pengambilan gambar, untuk menghasilkan gambar atau video yang menarik dan profesional sangat disarankan untuk mengerti dan paham akan angle pada pengambilan gambar, berikut adalah macam macam angle pengambilan gambar 

Normal Angle (Eye Level)

Pengambilan gambar dengan sudut pandang yang normal atau sejajar dengan mata manusia.


Hight Angle
Pengambilan gambar pada sudut pandang yang tinggi.


Low Angle
Pengambilan Gambar pada sudut pandang yang Rendah.


Bird Angle
Pengambilan gambar pada sudut pandang yang sangat tinggi dan jauh, seperti halnya burung melihat kebawah.


Frog Angle
Pengambilan gambar pada Sudut pandang yang sangat rendah dan dekat dengan objek.



Shot
Shot adalah teknik pengambilan gambar dengan memperhatikan bidang Pandangan pada saat pengambilan gambar, berikut macam macam teknik shot :


Extreme Long Shot / Extreme Wide Shot
Shot ini berkesan sangat jauh dan pandangan yang sangat luas, teknik ini biasanya mengambil gambar dengan keseluruhan.




Long shot / wide shot
Sama halnya seperti extreme long shot, tapi pada long shot padangan lebih dekat.



Medium Long Shot / Medium Wide shot
Shot ini juga berkesan jauh dan luas, atau singkatnya lebih dekat dari teknik long shot.



Close Up 
Shot ini berkesan dekat, titik perhatian utama ialah objek, dan biasnya latar sangat sedikit. Untuk objek manusia biasanya shot dilakukan dari bahu sampai atas kepala.


Medium Close Up
Shot ini berkesan amat dekat, sama halnya dengan close up tetapi pada medium close up objek sedikit lebih jauh, untuk objek manusia biasanya shot dilakukan dari atas kepala sampai dada atau pinggang.



Extreme Close Up
Shot ini berkesan sangat dekat dan detail, objek menjadi fokus utama sehingga mengisi seluruh layar, biasanya digunakan untuk menampilkan bagian bagian tertentu dati tubuh manusia. 


Camera Movement
Camera Movement (Gerakan Kamera) adalah teknik pengambilan video dengan menggerakan camera dengan tujuan memberi kesan dan arti tersendiri, biasanya teknik seperti ini sangat di perlukan oleh orang yang ingin terjun ke dunia cinematography (film/video). Berikut macam macam Pergerakan Kamera (Camera Movement) :

Pan atau Panning adalah teknik menggerakan kamera secara mendatar (horizontal) dari kanan ke kiri atau sebaliknya.
  • Pan right : Gerakan kamera memutar ke kanan
  • Pan left : Gerakan kamera memutar ke kiri

Tilt atau Tilting adalah teknik menggerakan kamera secara mendongak dari bawah ke atas (vertical) atau sebaliknya.
  • Tilt up : kamera mendongak ke atas
  • Tilt down : kamera mendongak ke bawah

Dolly atau Track (Tracking) adalah teknik menggerakan kamera di atas tripot atau dolly mendekati atau menjauhi subyek.

  • Dolly in : kamera mendekati subyek
  • Dolly out : kamera menjauhi subyek

Zoom adalah teknik gerakan lensa zoom yang mendekati atau menjauhi obyek secara optic, Dalam Zooming ini yang bergerak bukan nya kamera tetapi lensa kamera yang bergerak maju atau mundur.

  • Zoom in : Lensa bergerak maju atau pandangan mendekati objek
  • Zoom out : Lensa bergerak mundur atau pandangan manjauhi objek


Sumber : http://dewisanti438.blogspot.com/2017/05/macam-dan-jenis-angle-shot-dan-gerakan.html